Radang amandel atau tonsilitis adalah peradangan pada dua jaringan berbentuk bulat di sisi belakang tenggorokan. Kondisi ini cukup sering terjadi pada anak dan umumnya disebabkan oleh infeksi virus, meskipun sebagian kasus dipicu bakteri, termasuk bakteri Streptococcus grup A. Mayo Clinic

Gejala radang amandel

Gejala yang dapat muncul pada anak meliputi:

Pada anak yang belum dapat menjelaskan keluhannya, tanda-tandanya bisa berupa rewel, menolak makan atau minum, mengeluarkan air liur berlebihan, serta tampak lemas.

Amandel yang membesar juga dapat menyebabkan gangguan tidur, seperti mendengkur keras, tidur dengan mulut terbuka, sering terbangun, atau napas berhenti sesaat saat tidur.

Penyebab dan penularan

Radang amandel paling sering disebabkan oleh virus yang juga memicu batuk-pilek atau flu. Bakteri, terutama Streptococcus grup A, juga dapat menyebabkan radang tenggorokan dan amandel.

Untuk mengurangi risiko penularan, ajarkan anak untuk:

Penanganan di rumah

Bila penyebabnya virus, radang amandel biasanya membaik dengan perawatan suportif:

Antibiotik hanya bermanfaat bila radang amandel disebabkan oleh bakteri. Jangan berikan antibiotik tanpa pemeriksaan serta resep dokter.

Kapan anak perlu dibawa ke dokter?

Periksakan anak ke dokter bila sakit tenggorokan disertai demam, keluhan menetap atau memburuk, infeksi sering berulang, atau anak mengalami nyeri dan kesulitan menelan.

Segera bawa ke instalasi gawat darurat jika terdapat:

Kapan tonsilektomi dipertimbangkan?

Operasi dapat dipertimbangkan apabila anak mengalami:

Tonsilektomi radiofrekuensi

Teknik ini memanfaatkan energi radiofrekuensi dengan panas yang lebih rendah dibandingkan elektrokauter konvensional, sehingga diharapkan dapat mengurangi cedera jaringan di sekitar area operasi. Sebuah uji klinis acak tersamar ganda pada 40 anak usia 3–14 tahun menunjukkan bahwa kelompok radiofrekuensi mengalami nyeri pascaoperasi awal yang lebih rendah, kehilangan darah selama operasi yang lebih sedikit, serta lama rawat yang lebih singkat.

Kelebihan teknik radiofrekuensi:

Radiofrekuensi bukan berarti bebas risiko. Tonsilektomi tetap membutuhkan anestesi umum dan dapat memiliki risiko perdarahan, nyeri, mual, infeksi, atau komplikasi lain.

Layanan Tonsilektomi Radiofrekuensi RSU Banjar Patroman

Apakah anak sering mengalami radang amandel, mendengkur keras, atau mengalami gangguan napas saat tidur? Konsultasikan kondisi anak kepada dokter spesialis THT untuk mengetahui apakah tonsilektomi diperlukan.

Jadwalkan Konsultasi
Artikel ini bersifat informatif dan tidak menggantikan pemeriksaan langsung.

Referensi

  1. Mayo Clinic – Tonsillitis: Diagnosis & Treatment
  2. NHS – Tonsillitis
  3. Mitchell RB et al. – Tonsillectomy in Children (Update), 2019
  4. Tunthanathip & Wongwattana – Radiofrequency Versus Electrocautery, 2022